Ringkasan Berita:
Beban kerja tenaga kesehatan dalam situasi pascabencana cenderung meningkat
Tenaga kesehatan harus memberikan pelayanan kepada korban sekaligus menghadapi kondisi lapangan yang tidak normal
Perhatian terhadap nakes penting karena keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi korban bencana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Irma Suryani meminta pemerintah memastikan kondisi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Irma menilai para nakes yang bekerja ekstra melayani masyarakat terdampak bencana membutuhkan dukungan agar kondisi fisik mereka tetap terjaga selama menjalankan tugas.
“Karena itu, dukungan pemerintah tidak cukup hanya berupa insentif, tetapi juga perlu memastikan kebutuhan kesehatan dan kebugaran para tenaga medis selama menjalankan tugas,” ujar Irma dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Menurut Irma, beban kerja tenaga kesehatan dalam situasi pascabencana cenderung meningkat.
Mereka harus memberikan pelayanan kepada korban sekaligus menghadapi kondisi lapangan yang tidak normal.
Karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta ikut memastikan kebutuhan penunjang kesehatan para tenaga medis terpenuhi.
“Bukan hanya sekadar insentif, tapi juga vitamin. Jangan sampai mereka ambruk saat mengurus orang sakit,” ungkap Irma.
Irma menilai perhatian terhadap nakes penting karena keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi korban bencana sangat bergantung pada kesiapan tenaga medis di lapangan.
Selain kondisi tenaga kesehatan, legislator NasDem dari Daerah Pemilihan Sumatra Selatan II tersebut turut menyoroti kesiapan fasilitas pendukung rumah sakit, khususnya ketersediaan dan kelayakan mesin diesel atau generator listrik.
Menurutnya, listrik menjadi kebutuhan vital rumah sakit, terlebih ketika fasilitas kesehatan harus tetap beroperasi dalam kondisi darurat akibat bencana.
“Terkait dengan satu lagi yang menurut saya penting, diesel rumah sakit di seluruh Indonesia bermasalah. Banyak yang dieselnya itu tidak memenuhi syarat dan itu penting sekali untuk diperhatikan,” ujarnya.
Irma menilai persoalan tersebut tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Kemenkes karena pengadaan dan penyediaan infrastruktur tertentu juga berkaitan dengan kewenangan pemerintah daerah maupun kementerian/lembaga lainnya.
Terlebih, ia menyoroti adanya efisiensi transfer ke daerah yang dinilai dapat membatasi kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan secara mandiri.
“Karena Kementerian Kesehatan tidak bisa memberikan diesel, sementara transfer daerah kita sama-sama tahu sedang ada efisiensi sehingga mereka juga tidak mampu. Tapi tolong hal ini dikomunikasikan dengan kementerian lain agar bisa membantu penyelesaian masalah tersebut,” katanya.
Bekerja Tak Kenal Lelah
Tenaga kesehatan bekerja di tenda darurat, menahan lelah, hingga menyambut lahirnya seorang bayi prematur.
Seminggu melayani pasien di tenda darurat, tenaga kesehatan RSUD Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mulai mengalami kelelahan.
Dinginnya cuaca dan terbatasnya fasilitas menjadi tantangan di tengah proses pemulihan pascagempa.
Sejak gempa terjadi, para tenaga kesehatan RSUD Ruteng tetap bekerja di tengah dinginnya udara malam.
Setelah bangunan rumah sakit rusak, mereka tak lagi bekerja di dalam ruangan.
Pelayanan kesehatan kini dipindahkan ke tenda-tenda darurat.
RSUD Ruteng merupakan rumah sakit rujukan bagi tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.
Kondisi ini membuat sejumlah tenaga kesehatan mulai kelelahan.
Bahkan, beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan medis.
Di saat para tenaga kesehatan berjuang melawan lelah dan keterbatasan, perjuangan menyelamatkan nyawa juga dilakukan para tenaga kesehatan di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Seorang bayi perempuan lahir prematur saat gempa susulan masih terjadi.
Proses persalinan sang ibu, Maria Florida Nogo Kelen, terpaksa dilakukan melalui operasi caesar darurat di samping RSUD Aeramo, Nagekeo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jemaah-haji-berdoa-di-Masjidil-Haram-Makkah-Al-Mukarramah-Arab-Saudi.jpg?w=400&resize=400,225&ssl=1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KPK-Resmi-Tahan-Rektor-Unsoed_20260822_083903.jpg?w=400&resize=400,225&ssl=1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Warganet-Soroti-Karhutla-Kalimantan-Kemenhut-Sebut-Titik-Api-Bertambah-Kualitas-Udara-Berbahaya.jpg?w=400&resize=400,225&ssl=1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/100-twibbon-kemerdekaan-RI.jpg?w=400&resize=400,225&ssl=1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenimipas-buka-pendaftaran-lulusab-SLTA-dan-formasi-PNS.jpg?w=400&resize=400,225&ssl=1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-pidato-kenegaraan-Sidang-Tahunan-MPR-Kompleks-Parlemen-DPR.jpg?w=400&resize=400,225&ssl=1)