Merangkum Semua Peristiwa
Indeks

Percepat Rehabilitasi DI Pante Lhong, Menteri Dody Pastikan Pasokan Air ke Sawah Kembali Normal Nasional 31 Juli 2026

Percepat Rehabilitasi DI Pante Lhong, Menteri Dody Pastikan Pasokan Air ke Sawah Kembali Normal
Tim Redaksi
KOMPAS.com
– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Bendung Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh. 
Langkah tersebut dilakukan agar ribuan hektare (ha) sawah yang terdampak banjir bandang dapat segera kembali memperoleh pasokan air sehingga petani dapat melanjutkan aktivitas pertanian.
Untuk diketahui, Bendung
DI Pante Lhong
mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang pada November 2025.
Menteri Dody mengatakan, percepatan penanganan infrastruktur irigasi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat, khususnya petani yang terdampak bencana hidrometeorologi, dapat segera bangkit dan kembali berproduksi.
“Memang sudah menjadi arahan Bapak Presiden bagaimana agar para petani yang kemarin terdampak bencana bisa secepatnya bangkit lagi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (31/7/2026).
Hal itu disampaikan Dody saat meninjau langsung progres pekerjaan di Bendung DI Pante Lhong, Rabu (29/7/2026).
“Saya sudah dua kali ke sini hanya untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama. Kita harus memastikan bahwa air ini tetap mengalir ke sawah-sawah yang paling jauh,” katanya.
Selain mempercepat penyelesaian bendung, Dody menegaskan,
Kementerian PU
juga akan segera melakukan normalisasi jaringan irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian kembali optimal. 
Kementerian PU juga akan mengevaluasi kondisi lahan yang terdampak sedimentasi. Untuk lahan dengan endapan ringan, kementerian akan melakukan pembersihan, sedangkan lahan yang mengalami sedimentasi berat akan dikoordinasikan bersama Kementerian Pertanian (Kementan).
“Kalau lumpurnya tidak terlalu tebal, mungkin bisa kami bantu membersihkannya. Namun, kalau sudah terlalu tebal, tentu perlu penanganan lebih lanjut,” ujar Dody.
Dalam peninjauan tersebut, Dody yang didampingi Bupati Bireuen Mukhlis juga berdialog dengan para petani penerima manfaat.
Para petani menyampaikan apresiasi atas percepatan penanganan bendung yang dinilai memberi harapan baru bagi keberlangsungan usaha tani di wilayah tersebut.
Anggota Kelompok Tani Tanjung Jaya Desa Juli, Zaki Alfiza mengatakan, kerusakan bendung selama ini menyebabkan petani mengalami kekeringan hingga gagal tanam.
Menurutnya, proses rehabilitasi yang dilakukan pemerintah berjalan lebih cepat dibandingkan perkiraan masyarakat.
“Kondisi petani di sini sangat membutuhkan air. Kami memperkirakan rekonstruksi bendung ini akan selesai lebih dari lima tahun, tetapi alhamdulillah hari ini kami melihat prosesnya jauh lebih cepat,” ujar Zaki.
Zaki optimistis petani dapat kembali mengolah lahan dan memulai musim tanam pada Oktober 2026.
Sebanyak 6.562 ha sawah yang dilayani DI Pante Lhong di Kecamatan Peusangan dan Juli diharapkan kembali produktif setelah pasokan air pulih.
Saat ini, penanganan Bendung DI Pante Lhong meliputi pengerukan sedimen pada bangunan intake, pembangunan
emergency spillway
, serta pembangunan
cover dam
dengan total panjang penanganan sekitar 150 meter.
Percepatan penyelesaian pekerjaan tersebut diharapkan dapat segera memulihkan layanan irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di
Kabupaten Bireuen
dan Provinsi Aceh.
‘ + p + ‘
Maaf, terjadi kesalahan saat memproses pertanyaan Anda. Silakan coba lagi.
Maaf, terjadi kesalahan saat memproses pertanyaan Anda. Silakan coba lagi.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.